Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Tuesday, July 31, 2012

Malang Tempoe Doeloe


Oleh Mbah Sukardji Ranuprawiro (70 th.) Mantan Wartawan dan Pejuang GRK

TEMPAT KERAMAIAN
Tempat keramaian Kota Malang di jaman penjajahan Belanda sekitar tahun 1930-an tempo doeloe memang berlokasi di satu kawasan tertentu. Disepanjang Jalan Kayutangan (sekarang JI. Jenderal Basuki Rachmat), sekitar alun-alun termasuk Jl. Pegadaian yang dulu bernama ‘Pandhuis Strant’ dan sekarang JI. Sukarjo Wiryopranoto, Pasar Besar (dulu Pecinan) Jl. Zainul Arifin (dulu Kudusan) dan Jl. Kabupaten yang dulu bernama ‘Regent Straat’ serta sekarang Jl. KH. Agus Salim. Tegasnya tidak merata seperti jaman kemerdekaan sekarang.
Mulai pagi sampai dengan malam hari tempat karamaian kota itu tidak pernah sepi dari arus lalu-lintas kendaraan. Mulai sepeda pancal sampai kendaraan bermotor serta derap sepatu pejalan kaki para pelajar, pagawai nageri bakul buah-buahan, tukang rombeng, pebelanja barang di toko dan pasar serta manusia berseragam hijau (serdadu Knil) berlalu lalang di tempat keramalan kota itu. Suami isteri warga kota dan pejalan kaki lainnya bergandeng tangan mesra dan berpapasan bebas tanpa harus bersentuh badan di alas trotoir yang keadaannya cukup bersih terawat baik dan lebar itu.

Monday, July 30, 2012

Sejarah Kota Malang


   Kota malang seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum di rencanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard kawasan sekitarnya. hanya dinikmati oleh keluarga- keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim disana untuk bernostalgia.